ramai juga yg menyanggah hujah alim ulamak berdasarkan kepada kebiasaan . Kita org awam ni, ikut saja pendapat yang lebih tahu. Kalau tak setuju pun, janganlah berbangga2 tunjuk melawan… sedih banyak banyak sangat orang dok bunyi itu ini kt timeline
Saya bukan nak memandai-mandai, tapi nak kongsikan pendapat lain:
Fatwa Dr. Yusuf Al-Qaradawi: “Maka kami sebagai pemeluk Islam, agama kami tidak melarang kami untuk untuk memberikan tahni’ah kepada bukan Islam dalam hari besar agama mereka. Bahkan perbuatan ini termasuk ke dalam kategori al-birr (perbuatan yang baik). Sebagaimana firman Allah SWT: Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (QS. Al-Mumtahanah: 8). Dibolehkan memberikan tahni’ah ini terutama bila pemeluk agama lain itu juga telah memberikan tahni’ah kepada kami dalam perayaan hari raya kami.”
lebih selesa mengikut ijtihad daripada Dr. Yusuf Al-Qaradawi… sebab kita hidup dalam suasana dan kelompok bermasyarakat, kenapa non muslim boleh ucapkan selamat hari raya kepada kita tetapi mereka tak pulak tiba-tiba jadi Islam, sedangkan bila kita ucapkan “marry christmas” sempena meraikan mereka dan ucapkan tahniah atas perayaan dan hari besar mereka, terus kita di kira sebagai mensyirikkan Allah swt.
thanks ingat mengingati sesama kita
ramai juga yg menyanggah hujah alim ulamak berdasarkan kepada kebiasaan . Kita org awam ni, ikut saja pendapat yang lebih tahu. Kalau tak setuju pun, janganlah berbangga2 tunjuk melawan… sedih banyak banyak sangat orang dok bunyi itu ini kt timeline
tau xpe k.jie..saya pn byk bc gk, yg mlawan pon boleh tahan gk. dah mcm terpesong pon ada gk..nauzubillah je la kan..
baru thu..thanks 4 information..just drop here…
Saya bukan nak memandai-mandai, tapi nak kongsikan pendapat lain:
Fatwa Dr. Yusuf Al-Qaradawi: “Maka kami sebagai pemeluk Islam, agama kami tidak melarang kami untuk untuk memberikan tahni’ah kepada bukan Islam dalam hari besar agama mereka. Bahkan perbuatan ini termasuk ke dalam kategori al-birr (perbuatan yang baik). Sebagaimana firman Allah SWT: Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (QS. Al-Mumtahanah: 8). Dibolehkan memberikan tahni’ah ini terutama bila pemeluk agama lain itu juga telah memberikan tahni’ah kepada kami dalam perayaan hari raya kami.”
boleh juga rujuk pendapat kedua di sini : http://en.harakahdaily.net/index.php/headline/4046-a-christmas-greeting-from-muslims.html
tenkiu..:-)
lebih selesa mengikut ijtihad daripada Dr. Yusuf Al-Qaradawi… sebab kita hidup dalam suasana dan kelompok bermasyarakat, kenapa non muslim boleh ucapkan selamat hari raya kepada kita tetapi mereka tak pulak tiba-tiba jadi Islam, sedangkan bila kita ucapkan “marry christmas” sempena meraikan mereka dan ucapkan tahniah atas perayaan dan hari besar mereka, terus kita di kira sebagai mensyirikkan Allah swt.
wallahua’lam